Berita ketrima kuliah sangat membahagiakan bagi keluarga kami. Disatu sisi, sedih bagaimana kami ahrus membiayai biaya kuliah yang tidak murah, belum lagi kost, dan biaya hidup.
SPP UGM per semester waktu itu adalah Rp 180.000 (Eksakta) dan Rp 150.000 (non eksakta). Lebih murah UNS (tempat kuliah mas Sarjono) Spp cuma Rp 120.000 (angkatan 1990). Kost murah-murahan seadanya di Jogja kita prediksi sekira Rp 200.000/tahun. Belum lagi biaya makan minum,biaya praktikum dan tugas kuliah ini itu, takterbayangkan betapa mahal ongkos kuliah bagi kami.
Saat itu, keluarga tidak punya cukup uang, akhirnya yang bisa diandalkan adalah menjual sapi (tepatnya anak sapi) satu2nya hewan peliharaan yang kami miliki. Teringat, bapak menuntun sapi didepan, saya berjalan membawa kayu utk menggiring sapi ke pasar Sukodono, trenyuh saya sedemikian pengorbanan orangtua untuk membiayai anak sekolah.
Semoga kelak berhasil, membahagiakan orangtua yg telah susah payah segalanya untuk kita, amien.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment